NASA Berikan Kabar Unik Di Bulan 2020

NASA Berikan Kabar Unik Di Bulan 2020

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membagikan kabar baik seputar penelitian mereka di Bulan. Para ilmuwan NASA sukses mendapatkan air di permukaan Bulan.

Molekul air (H2O) di permukaan Bulan itu sukses ditemukan dan keluar wujudnya sementara beroleh penerangan berasal dari Matahari. Penemuan air di Bulan ini dilaporkan baru pertama kali ini terjadi.

Ilmuwan mengandalkan observatorium hawa terbesar di dunia, yaitu Stratospheric Observatory for Infrared Astronomy (SOFIA) untuk meyakinkan temuan air itu. Berkat temuan ini, terbukti terkecuali air bisa didistribusikan ke semua permukaan bulan,. Bahkan, pendistribusian air diakui tidak terbatas terhadap tempat-tempat yang dingin.

Dilansir berasal dari website NASA, pendeteksian molekul air ditemukan SOFIA di salah satu kawah terbesar Bulan, Kawah Clavisus. Kawah berikut sepanjang ini sebetulnya bisa dicermati jarak pandangnya bersama dengan mengetahui berasal dari Bumi memanfaatkan SOFIA.

Penelitian NASA ini merupakan kelanjutan berasal dari pengamatan di awalnya yang sukses mendeteksi sebagian wujud hidrogen di Bulan dan hidroksil (OH). Ilmuwan menyebutkan temuan terakhir ini mengungkap fakta terkecuali air ditemukan di dalam konsentrasi 100 sampai 412 bagian per juta, atau setara bersama dengan sebotol air 12 ons. Air itu terjebak di dalam satu meter kubik tanah yang tersebar di permukaan bulan.

“Kami memiliki temuan dan indikasi bahwa H2O atau air yang kita kenal,” kata Direktur Divisi Astrofisika Direktorat Misi Sains di Markas NASA, Washington Paul Hertz seperti dilansir berasal dari website formal NASA, Selasa (28/10). “Mungkin ada di segi Bulan yang diterangi matahari.”

”Penemuan ini menantang pemahaman kita mengenai permukaan bulan,” sambungnya. “Dan menyebabkan pertanyaan menarik mengenai sumber daya yang relevan untuk eksplorasi ruang angkasa yang lebih mendalam.”

Lebih lanjut Hertz tunjukkan kekagumannya akan temuan ini. Pertanyaan baru termasuk timbul mengenai bagaimana air tercipta dan bisa bertahan di permukaan Bulan yang benar-benar keras dan tidak memiliki udara.

NASA tunjukkan terkecuali molekul air di Bulan ringan diakses dan apalagi bisa dimanfaatkan sebagai air minum. Bahkan, molekul air di Bulan bisa digunakan sebagai suplai bahan bakar dan sejumlah faedah lainnya.

“Sebelum observasi SOFIA, kita mengetahui ada semacam hidrasi,” terang Hertz. “Tapi kita tidak mengetahui berapa banyak molekul air seperti yang kita minum tiap tiap hari atau sesuatu yang lebih seperti pembersih saluran.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *