Menghadap Ke Selatan Mengapa Laba-Laba Cenderung Membuat Sarangnya

Menghadap Ke Selatan Mengapa Laba-Laba Cenderung Membuat Sarangnya

 

 

Mengerti kah Kamu kalau galagasi hendak membuat sarangnya dengan mengarah ke arah selatan?

Mendekati dengan salah satu scene di film Journey 2: The Mysterious Island yang diperankan oleh Dwayne Johnson, Vanessa Hudgens, serta Josh Hutcherson. Kala itu mereka tersesat di tengah hutan di wilayah pegunungan yang hendak meledak. Kompas tidak bisa membuktikan arah yang betul sebab lempeng dunia beranjak dengan cara random serta mencampuradukkan ajang besi berani.

Setelah itu mereka memandang terdapatnya petarangan galagasi yang dipercayai senantiasa mengarah ke selatan. Dari sana, mereka bisa aman dari pulau misterius.

Nah, pertanyaannya merupakan benarkah seluruh galagasi hendak membuat sarangnya mengarah ke selatan?

Jawabnya: Tidak.

Bisa jadi buat galagasi yang terletak di hutan, gunung, ataupun hawa tropis hendak mempraktikkan petarangan membidik ke selatan. Tetapi tidak untuk galagasi yang terletak di rumah- rumah.

Lalu kenapa galagasi mayoritas membuat sarangnya mengarah ke selatan?

Para periset sampai saat ini sedang belum menciptakan alibi kenapa galagasi suka membuat petarangan mengarah ke selatan. Terdapat seseorang pakar berkata kalau perihal itu dicoba supaya tidak tertiup angin alhasil tidak kilat cacat. Tetapi opini itu lekas dibantah oleh sebagian akademikus lain. Kenyataannya, petarangan galagasi tidak hendak cacat bila cuma terserang angin. Petarangan galagasi amatlah kokoh. Apalagi dikala disiram air juga jaring galagasi tidak hendak cacat. Silakan Kamu menjajalnya sendiri.

Ini yang sedang jadi persoalan. Sedangkan itu, galagasi yang terletak di rumah- rumah mengarah tunanetra arah. Maksudnya mereka membuat petarangan tidak mencermati selatan, utara, barat, ataupun timur, melainkan terkait pada bagian mana yang sangat terjangkau buat membuat petarangan. Walaupun sebagian di antara lain senantiasa membuat petarangan mengarah ke selatan.

Mungkin besar, akademikus dikala ini sedang berpedoman pada opini kalau arah selatan ialah arah yang lebih bagus dibanding wajib mengarah ke timur ataupun barat. Kita ketahui kalau mentari keluar dari timur ke barat yang maksudnya pancaran sinarnya bisa mengusik pandangan sang galagasi. Sebaliknya dengan menggunakan arah selatan ataupun utara( kebalikannya), galagasi nyaman dari serangan cahaya mentari yang bisa menyilaukan matanya. Galagasi memanglah mempunyai pandangan yang runcing, apalagi memiliki pemeriksaan besar yang bisa memandang dalam hitam. Bayangkan bila pemeriksaan itu terserang cahaya mentari, hingga ia hendak keunggulan sinar yang masuk ke matanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *