Keju Mozzarella Berasal dari Kerbau

 

Siapa yang tidak tahu keju mozzarella? Pastinya kalian tahu dong keju topping pizza yang satu ini. Lelehannya dan rasanya yang menggoda benar-benar menggungah selera makan.

Saat ini keju mozzarella menjadi makanan populer dan disajikan sebagai topping berbagai jenis makanan semisal roti, ayam, pasta, dan lainnya. Itu terbukti dapat meningkatkan daya tarik berbagai makanan tersebut.

Terlepas dari itu, Popmama.com akan membahas fakta-fakta unik dan menarik keju mozzarella yang tidak banyak orang tahu.

Buat kamu yang suka sekali mozzarella, pastinya kamu wajib tahu fakta-fakta berikut ini. Yuk, simak selengkapnya!

1. Mengapa dinamakan mozzarella?

Apa kamu pernah menebak dari mana nama mozzarella berasal? Mungkin kamu berpendapat jika itu berasal dari nama pembuat atau tempat mozzarella pertama ditemukan, tapi ternyata bukan begitu.

Nama mozzarella merupakan gabungan kata dari dialek Neapolitan, yaitu mozze yang artinya memotong dan rella yang bermakna alang-alang.

Kedua kata tersebut diambill dari cara pembuatannya, yaitu susu fermentasi yang diolah dengan cara dipotong menggunakan alang-alang.

2. Keju Mozzarella berasal dari kerbau

Tahukah kamu kalau di tempat penghasil utamanya, mozzarella dibuat dari susu kerbau dan bukan susu sapi? Tepatnya di Campania, Italia, 500 tahun yang lalu mozzarella dibuat pertama kali menggunakan susu kerbau.

Penggunaan susu kerbau dinilai lebih baik daripada susu sapi. Ini terjadi karena kandungan proteinnya 10-11% lebih banyak daripada susu sapi.

Penggunaan susu kerbau juga akan membuat keju lebih halus dan memiliki konsistesi yang lebih tebal. Ini memudahkan proses pengolahan keju mozzarella.

Beberapa wilayah Italia seperti, Lazio, Sardinia, dan Abruzzo membuat keju mozzarella dari susu domba lho. Keju mozzarela ini dinamakan mozzarella pecorella.

3. Mozzarela tinggi lemak namun rendah kalori

Bandar Taruhan

Umumnya makanan yang berbahan dasar susu memiliki kandungan lemak tinggi. Apalagi jika itu diperoleh dari susu sapi dan kerbau.

Maka jika kamu menemukan produk mozzarella yang katanya bebas lemak atau rendah lemak, sebaiknya kamu tidak membelinya.

Meskipun mozzarella memliki kandungan lemak yang cukup tinggi, namun itu tidak membuatnya menjadi keju yang berbahaya. Pasalnya, ia memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibanding keju lain seperti keju cheddar.

4. Jenis-jenis mozarella
Kalau selama ini kamu berpikir keju mozzarella tidak memiliki jenis-jenis yang berbeda, kamu salah besar. Keju yang satu ini ternyata dibagi lagi menjadi 12 jenis yang berbeda berdasarkan cara pengolahan dan bentuknya.

Sebagai contoh, keju mozzarella pecorella yang berbahan susu domba merupakan salah satu jenisnya. Sisanya, ada juga fresh mozzarella, bocconcini, burrata, dan yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *