Fakta Unik Gajah: Mulai dari Belalai hingga Gadingnya

Fakta Unik Gajah: Mulai dari Belalai hingga Gadingnya

Fakta Unik Gajah: Mulai dari Belalai hingga Gadingnya

Gajah merupakan keliru satu mamalia terbesar dan terpintar yang tersedia di muka Bumi. Namun kini nasib mereka sungguh menyedihkan. Banyak gajah di beraneka negara di dunia, juga di Indonesia, dibantai oleh pemburu yang mendambakan mengambil alih gading mereka ataupun karen karena terlibat konflik bersama dengan manusia di sekitarnya.

Nah sebelum akan keserakahan dan kebrutalan umat manusia berhasil membuat gajah punah dari muka Bumi, tersedia baiknya kita mengintip sebagian keunikan gajah supaya kita bisa mengenal dan jelas satwa yang kini jumlah jadi sedikit itu.

Berikut ini delapan fakta unik soal gajah yang dikutip dari beraneka sumber:

1. Belalai kuat

Belalai merupakan anggota perlu dan juga ciri khas dari seekor gajah. Belalai ini berguna seperti tangan dan cukup kuat untuk mengangkat banyak barang, seperti pohon.
Belalai juga digunakan gajah untuk minum. Gajah bisa menghisap hingga 14 liter air melalui belalainya dan bisa menyemburkannya kembali.

Gajah juga manfaatkan belalainya untuk mandi. Mereka bakal menyemburkan debu pada tubuh basahnya untuk melindungi mereka dari sengatan cahaya Matahari.

2. Gading

Gading bagi gajah bukan sekadar hiasan unik semata. Dilaporkan oleh African Geographic, gading gajah memiliki banyak fungsi, sekiranya untuk mengambil alih air, mengangkat batang pohon, bertarung bersama dengan gajah lain, dan melindungi dirinya dari hewan lain.

Gading bakal tetap tumbuh seumur hidup gajah tersebut. Biasanya gading gajah jantan tumbuh kira-kira 17 sentimeter tiap tahunnya. Gading juga digunakan gajah untuk menandai lokasi kekuasaan mereka.

Di samping itu gading gajah juga jadi alat mereka mencari pasangan. Bagi gajah betina, gading yang besar bakal membuat gajah jantan nampak lebih menarik. Namun ironisnya, gading berikut juga membuat gajah banyak diburu oleh manusia.

3. Hamil

Periode kehamilan gajah adalah 22 bulan. Hal itu membuat mereka jadi hewan darat bersama dengan pas kehamilan terlama di dunia.

Saat lahir, bayi gajah bisa memiliki berat hingga 117 kilogram. Bayi gajah juga bisa segera berdiri pas baru lahir.

4. Punya memori kuat

Discover Wildlife melaporkan bahwa gajah memiliki memori jangka panjang yang kuat. Hal ini berdasarkan riset yang dijalankan peneliti di Tanzania disaat mempelajari prilaku gajah betina tua di sebagian kawanan disaat berjalan kekeringan.

Ditemukan bahwa kawanan yang dipimpin gajah betina tua segera meninggalkan area kekeringan untuk mencari air dan banyak anggota kawanannya selamat. Dari perihal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa gajah betina berusia di atas 30 th. ingat kejadian kekeringan yang pernah berjalan dan jelas apa yang perlu dilakukan.

5. Telinga besar

Menurut penjelasan Science Friday, keliru satu fungsi telinga besar gajah adalah untuk mendinginkan tubuh mereka sendiri. Jadi darah yang mengalir di telinga bakal berada amat dekat bersama dengan anggota luar tubuh, dan panas bisa dilepas disaat mereka mengepakkan telinga mereka.

Selain itu peneliti juga menduga bahwa telinga besar juga menunjang mereka untuk memiliki kekuatan mendengar yang baik. Para gajah juga bisa manfaatkan kuping mereka untuk melindungi diri mereka sendiri. Ketika mereka melebarkan telinga, gajah bisa tampak lebih besar dan bisa manfaatkan posturnya itu untuk menakuti gajah atau hewan lain.

6. Punya rasa saling peduli

Dilaporkan Discover Wildlife, gajah bisa jelas perasaan gajah lainnya. Ada eksperimen yang perlihatkan disaat seekor gajah tengah mulai tidak bahagia, gajah lain juga merasakan perihal yang sama.

Dalam suasana berikut mereka bakal menyemangati rekan mereka yang tengah tidak bahagia. Bahkan terkadang seekor gajah letakkan belalainya ke gajah lain yang tengah sedih.
Gajah juga diketahui menunjang gajah lain yang tengah sakit, dan lebih-lebih tampak menangisi kematian gajah lain.

7. Bisa deteksi badai petir

Discover Wildlife menjelaskan bahwa gajah memiliki kekuatan mendeteksi badai petir dari jarak 280 kilometer. Biasanya mereka jadi mendekati badai demi mencari air.

Hal yang mirip juga dilaporkan oleh Phys.org yang mengutip hasil sebuah riset di jurnal PLOS ONE. Dalam hasil berikut dijelaskan bahwa gajah bisa mendeteksi hujan dan pergi ke arah hujan untuk mencari air.

8. Menghasilkan banyak kotoran dan gas buangan

Berdasarkan laporan International Elephant Foundation, gajah mengolah banyak kotoran dan gas metana. Gajah bisa menggunakan pas hingga 16 jam didalam sehari untuk makan.

Di alam liar satu gajah bisa mengonsumsi hingga 600 kilogram per harinya, namun jumlah biasanya adalah kira-kira 110 kilogram. Di kebun binatang, gajah dewasa bisa menggunakan antara empat hingga delapan kilogram gandum setiap harinya. Untuk mengonsumsi air, tiap gajah bisa menggunakan kira-kira 100 hingga 200 liter per hari.

Kunjungi Juga : 5 FAKTA MENARIK

Namun begitu, tingkat efisiensi gajah mencerna makanannya hanya 50 persen. Banyaknya jumlah makanan yang dikonsumsi disempurnakan bersama dengan sistem pencernaan yang tidak efektif, itu artinya gajah bakal mengolah banyak kotoran.

Gajah buang kotoran kira-kira 12 hingga 15 kali didalam sehari bersama dengan jumlah raih 113 kilogram. Artinya didalam setahun satu gajah dewasa bisa menghasilkan kotoran lebih dari 40 ton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *