5 Fakta Unik Tentang Jembatam Ampera Yang Wajib Kalian Tahu

5 Fakta Unik Tentang Jembatam Ampera Yang Wajib Kalian Tahu

Jembatan Ampera yakni sebuah jembatan yang ada di Kota Palembang , Provinsi Sumatera Selatan. Jembatan Ampera ini apalagi sudah jadi semacam simbol kota , terletak sempurna di tengah-tengah kota Palembang. Jembatan ini menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dibawahnya dialiri oleh Sungai Musi.

5 Fakta Unik Tentang Jembatam Ampera Yang Wajib Kalian Tahu

Ide pembangungan jembatan ini yakni untuk menghimpun dua daratan di Kota Palembang ”Seberang Ulu dan Seberang Ilir” yang pada mulanya para penduduk kurang lebih sungai musi cuma manfaatkan perahu kecil untuk menyeberang.

Kali ini mimin awas-aja.com bakal mengulas mengenai 5 fakta unik mengenai jembatan ampera , yang mungkin satu diantara kalian ada yang belum tau , yuks kita liat di bawah ini ?

1. Dinamai Jembatan Bung Karno

Pada awal terbentuk , jembatan ampera ini dinamai jembatan bung karno. Menurut catatan sejarawan djohan hanafiah , pemberian nama jembatan tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada presiden RI saat itu. Bung karno memang secara serius ingin memperjuangkan harapan warga palembang untuk miliki sebuah jembatan di atas sungai musi. taruhan bola
Ketika gerakan anti-Soekarno bergulir , kemudian nama jembatan itu pun diubah jadi Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat). Sekitar tahun 2002 , ada wacana lagi untuk mengembalikan nama Bung Karno sebagai nama Jembatan Ampera ini. Tapi wejangan ini tidak mendapat pemberian dari pemerintah dan beberapa penduduk setempat.

2. Pernah Menjadi Jembatan Terpanjang Asia Tenggara

Saat di bangunnya jembatan ampera ini bersama dengan panjangnya kurang lebih 1.177 meter bersama dengan lebar 22 meter , jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di asia tenggara terhadap kala itu. Kurang lebih terhadap kala peresmian jembatan ampera ini dijalankan tahun 1965.

3. Biaya dan Pembangunan Oleh Jepang

Pembangunan jembatan ampera ini dimulai terhadap bulan april tahun 1962 , sehabis mendapat persetujuan dari presiden soekarno. Biaya pembangunan jembatan ini diambil dari dana rampasan perang jepang , di dalam kata lain semua ongkos pembangunan di tanggung oleh pemerintah jepang merasa dari materi , kontraktor dan pekerja.

4. Bagian Tengah Bisa di Angkat

Pada mulanya , bab tengah jembatan ini dapat diangkat ke atas biar kapal yang melalui dibawahnya dapat berlangsung melalui jembatan. Bagian tengah jembatan ini diangkat bersama dengan peralatan mekanis , dua bandul pemberat masing-masing kurang lebih 500 ton di dua menaranya. Kecepatan angkatnya kurang lebih 10 meter per menit dan total saat diharapkan untuk mengangkat penuh jembatan ini selama 30 menit.

Namun semenjak tahun 1970 , acara turun naik bab tengah jembatan ini sudah tak dijalankan lagi. Alasannya , saat yang digunakan untuk mengangkat jembatan ini dianggap terlalu lama dan mengganggu arus lalu lintas di atasnya. Dan terhadap tahun 1990 , kedua bandul 500 ton di 2 menara jembatan ini diturunkan untuk menghindari jatuhnya kedua beban pemberat ini.

5. Sudah 3 Kali Ganti Warna

Warna jembatan ini pun sudah pernah berubah ganti , apalagi sudah hingga 3 kali. Dari awal berdirinya jembatan ini tahun 1965 berwarna abu-abu , kemudian tahun 1992 di ganti warna kuning dan paling akhir di tahun 2002 jadi merah hingga sekarang.

Ya itulah goresan pena mimin ihwal 5 fakta unik mengenai jembatan ampera , semoga dapat jadi gosip menarik dan tentu saja menambah wawasan kalian semua ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *