5 Fakta Unik Kulit Hewan yang Jarang Kita Tahu, Mind Blowing!

 

Satu dari sekian banyak keajaiban alam adalah dunia fauna dengan segala keunikannya. Keanekaragaman hayati di dunia hewan sudah lama dijadikan bahan utama dalam studi dan penelitian yang dilakukan oleh banyak ilmuwan dan akademisi.

Bukan tanpa sebab, banyaknya spesies hewan yang saling berbeda satu sama lain telah menyimpan begitu banyak rahasia yang sampai saat ini bahkan masih belum terjawab.

Nah, salah satu keunikan dan keanehan yang terjadi dalam dunia fauna adalah tentang fisik hewan, di antaranya kulit unik mereka. Mau tahu bagaimana keunikan kulit-kulit mereka? Yuk, kita simak fakta-fakta berikut ini.
Pasang Bola
1. Katak transparan dengan kulit yang tembus pandang

Katak transparan atau katak kaca adalah spesies amfibi yang masuk dalam genus Hyalinobatrachium dan memiliki ciri fisik berupa kulit yang tembus pandang. Science Alert dalam lamannya menjelaskan bahwa kulit transparan yang ada pada katak tersebut sebagian besarnya terdapat di bagian bawah. Sedangkan, kulit di bagian punggung mereka memiliki pigmentasi yang lebih padat.

Katak bernama ilmiah Hyalinobatrachium pellucidum ini memiliki kulit transparan sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri dan adaptasi di alam liar. Beberapa ahli satwa menilai bahwa kemampuan kulit hewan yang transparan akan membantu mereka dalam berkamuflase di tempat-tempat yang dianggap berbahaya bagi katak tersebut.

2. Gajah memiliki kulit keriput sejak mereka bayi

Pernahkah kamu bertanya, mengapa kulit gajah selalu keriput? Dilansir National Geographic, gajah memiliki kulit keriput sedari dini karena mereka membutuhkan suhu dingin pada permukaan kulit mereka. Gajah, terutama spesies gajah Afrika memiliki habitat di zona panas dan selalu terpapar sinar Matahari. Kulit mereka yang keriput terbukti mampu menjaga suhu tubuh mereka agar selalu tetap dingin.

Kelenjar keringat yang dimiliki oleh gajah juga tidak cukup untuk mengatur suhu tubuh mereka yang besar. Itu sebabnya, dibutuhkan kulit yang berkerut untuk mengeluarkan panas dari dalam tubuh mereka secara berkala. Jika seandainya gajah memiliki kulit yang mulus, gajah tak akan selamat di bawah teriknya panas Matahari.

3.Ikan buntal memiliki kulit yang sangat beracun

Ikan buntal terkenal sebagai salah satu spesies paling beracun di muka Bumi, meskipun ada beberapa orang di Asia yang menjadikan ikan ini sebagai salah satu santapan mahal mereka. Dicatat dalam Science Daily, ikan buntal memiliki racun mematikan di hampir seluruh tubuhnya, termasuk kulitnya.

Kulit ikan buntal yang sering ditumbuhi banyak duri memiliki racun sebagai mekanisme pertahanan diri dari predator. Kandungan atau zat racun yang terdapat dalam kulit ikan buntal adalah senyawa tetrodotoxin, di mana kandungan racun ini disebut-sebut jauh lebih mematikan ketimbang sianida.

4. Paus sperma memiliki kulit paling tebal di dunia fauna

Di dunia hewan, kulit dari paus sperma adalah kulit tertebal, seperti dicatat dalam laman Diving Almanac. Pada bagian kepala dan punggung paus sperma, kulit (tanpa lemak) bisa tumbuh setebal 35 cm. Selain tebal, kulit paus sperma juga cenderung kasar dan sedikit berkeriput.

Bagian bawah kulit pada paus sperma juga dipenuhi dengan lemak sehingga ketebalan dan bobot lapisan kulit paus sperma menjadi yang terberat dan tertebal di antara semua hewan laut saat ini. Tentu saja evolusi membentuk mereka menjadi penyintas tangguh. Dengan cadangan lemak yang cukup, ditambah dengan kulit yang tebal, paus sperma bisa mengimbangi bobot tubuhnya yang berat untuk melakukan migrasi atau perjalanan jauh.

5. Trenggiling dengan kulit bersisik kuat tapi justru terancam punah

Trenggiling memiliki kulit dan sisik yang cukup kuat untuk melindungi mereka dari serangan predator. Bahkan, predator buas seperti singa sering dibuat putus asa karena tidak sanggup menembus sisik trenggiling yang kuat dan tajam. Discover Wildlife dalam lamannya menulis bahwa sisik trenggiling terbuat dari keratin dan memiliki bobot 20 persen dari berat total tubuhnya.

Sayangnya, trenggiling dimasukkan ke dalam daftar satwa yang terancam punah. Perburuan besar-besaran yang dilakukan di beberapa wilayah Asia membuat populasi hewan pemakan semut ini berada di bawah batas normal. Di beberapa negara seperti Tiongkok dan Vietnam, daging trenggiling dipercaya bisa dijadikan bahan baku obat-obatan tradisional.

Itulah beberapa fakta unik dunia fauna mengenai kulit hewan. Masing-masing spesies di dunia ini telah mengalami evolusi dan membentuk mereka menjadi organisme tangguh di alam liar. Semoga artikel kali ini dapat memperkaya pengetahuanmu di bidang fauna, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *