5 Fakta Unik Gunung Yang Jadi Lokasi Pendaki

5 Fakta Unik Gunung Yang Jadi Lokasi Pendaki

Sering jadi wilayah pendakian, gunung ternyata memiliki sejumlah fakta unik.

Di Indonesia terkandung sejumlah gunung yang sering didaki, di antaranya Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Rinjani, Semeru, dan sebagainya.

5 Fakta Unik Gunung Yang Jadi Lokasi Pendaki

Meski banyak pendaki yang sering ke sana, namun belum pasti semuanya memahami perihal fakta-fakta gunung.

Berikut sebagian fakta unik seputar gunung:

1. Terbentuk Karena Tabrakan

Salah satu perihal yang mampu mengakibatkan terbentuknya gunung adalah tabrakan antara dua buah lempengan.

Pegunungan Himalaya adalah salah satu pegunungan yang terbentuk sebab tabrakan antara dua lempengan, tepatnya lempengan India bersama dengan lempengan Benua Asia. taruhan bola

Peristiwa itu terjadi sekitar 30 – 35 juta th. lalu.

2. Gunung Tertinggi

Puncak Everest adalah puncak gunung tertinggi yang ada di Pegunungan Himalaya dan dunia.

Tinggi puncak Everest adalah 8.846 meter.

Orang-orang di zaman dulu menganggap pegunungan sebagai daerah tinggal para dewa-dewi.

Orang Tibet terhitung orang yang yakin terhadap perihal itu.

Bahkan, orang Tibet menyebut Everest sebagai “Chomo Lungma” atau “Ibu Dewi Dunia”.

3. Gunung Muda dan Gunung Tua

Gunung itu terbagi jadi dua jenis, yaitu gunung tua dan gunung muda.

Perbedaan antara dua gunung itu terkandung di bagian puncaknya.

Bentuk puncak gunung tua biasanya agak membulat (tumpul) sebab sudah terkikis oleh salju, hujan, angin, dan terhitung es.

Nah, terkecuali puncak gunung muda biasanya berwujud runcing (tajam dan tinggi) cenderung curam.

Gunung muda masih akan tumbuh sebagian millimeter setiap abadnya.

4. Puluhan Ribu Gunung

Di Bumi, ada lebih berasal dari 10.000 gunung berapi.

Tapi, cuma sebagian ratus gunung berapi saja yang masih aktif.

Bicara soal gunung berapi, Bobo baru ingat terkecuali ledakan Gunung Pele’e, di Kepulauan Matinik, terhadap th. 1902 mengakibatkan Kota Saint-Pierre hancur total.

Hal itulah yang mengakibatkan gunung berapi ditakuti banyak orang.

5. Gunung Berapi Muncul di Tengah-Tengah Ladang

Pada th. 1943, seorang warga Mexico merasakan tanah di ladangnya bergetar.

Lalu, keesokan harinya, sebuah gunung berapi nampak di tengah-tengah ladangnya itu.

Lalu, terhadap th. 1963, nampak sebuah pulau berapi ditengah-tengah semburan debu dan gas berapi.

Pulau yang disebut bersama dengan Pulau Surtsey itu terletak di tengah Samudera Atlantik, dekat Islandia.

Saat ini, sudah ada vulkanologi (ilmu ilmu perihal gunung berapi, terhitung gempa dan sebagainya).

Jadi, para vulkanolog (orang yang pakar didalam vulkanologi) mampu memperediksi kapan sebuah gunung berapi akan “terbangun”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *