5 Fakta Unik Gunung Jayawijaya Yang Terkenal Sampai Mancanegara

5 Fakta Unik Gunung Jayawijaya Yang Terkenal Sampai Mancanegara

Gunung Jayawijaya sepanjang ini dikenal sebagai salah satu gunung favorit para pendaki Tanah Air, dikarenakan fenomena alamnya yang mempesona. Ya, di bagian puncaknya, tempatnya Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid, terkandung salju yang merupakan satu-satunya fenomena memukau di Indonesia.

5 Fakta Unik Gunung Jayawijaya Yang Terkenal Sampai Mancanegara

Hal unik inilah yang mengakibatkan banyak pendaki datang ke gunung yang terdapat di Mimika, Papua, itu dan coba untuk menaklukannya. Namun sayangnya, tak cuma terkenal dengan fenomena cantiknya, Gunung Jayawijaya terhitung dikenal sebagai gunung yang beresiko bagi pendaki. Belum lama ini, seorang pendaki asal Bandung, Andika Pratama, meninggal dunia pas melaksanakan pendakian di Puncak Carstensz.

Terlepas dari medannya yang beresiko bagi pendaki, nyatanya Gunung Jayawijaya terhitung punya fakta menarik lainnya. Apa saja?

1. Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia

Gunung Jayawijaya punya ketinggian lebih kurang 4.884 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya gunung tertinggi di Indonesia. Di Asia, Gunung Jayawijaya berada di posisi kedua,Taruhan Bola sehabis Gunung Hkakabo Razi di Myanmar, yang punya ketinggian lebih kurang 5.881 mdpl. Gunung ini terhitung dikenal punya medan yang amat sulit dikarenakan tingkat kecuramannya.

2. Ditemukan oleh John Carstensz

John Carstensz yang merupakan seorang pelaut dan navigator asal Belanda jadi orang pertama yang mendapatkan gunung ini. Oleh dikarenakan itu, puncak Gunung Jayawijaya diberi nama Puncak Carstensz.

Ia pertama kali lihat gunung bersalju itu disaat ulang ke Belanda pada tahun 1632. Saat itu, orang-orang tidak mempercayai apa yang John ceritakan mengenai gunung yang berada di garis geografis equator Barat Papua Nugini itu.

Kemudia lebih kurang tahun 1899, ekspedisi Belanda yang sedang mengakibatkan peta di lebih kurang area selanjutnya membenarkan apa yang disampaikan oleh John Carstensz. Hal inilah yang kelanjutannya yang mengakibatkan gunung ini diberi nama sesuai dengan namanya.

3. Dikenal sebagai Salah Satu Lokasi Pendakian Termahal

Biaya pendakian Gunung Jayawijaya condong maha, sampai perlu dana lebih kurang puluhan juta. Rata-rata operator tur pendakian di Indonesia menawarkan harga sampau Rp 50 juta untuk mendaki Puncak Carstensz. Sedangkan operator tur pendakian di luar negeri dapat jauh lebih mahal.

Harga yang tinggi dikarenakan sulitnya akses menuju ke sana, dan barang-barang yang terhitung tergolong mahal.

4. Iklim di Puncak Carstensz yang Kerap Berubah

Dengan ketinggian 4.884 mdpl, Gunung Carstensz dikenal punya salju abadi. Meskipun tidak aka gletser di Puncak Carstensz, tetapi terkandung gletser di lerengnya, yaitu Gletser Carstenz. Gletser selanjutnya merupakan satu-satunya gletser tropis yang ada di Indonesia.

5. Termasuk ke Dalam Seven Summits

Puncak Carstensz terhitung satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia. Pelopor yang pertama kali mempopulerkan Carstensz sebafai salah satu Seven Summits dunia adalah Reinhold Meissner.

Namun, pemilihan Puncak Caratenz sebagai salah satu Seven Summits sempat jadi perdebatan. Karena letaknya yang berada di kepulauan Indonesia yang secara politik terhitung kedalam lokasi Benua Asia, lebih dari satu pendaki lebih puas pilih Gunung Kosciusko yang merupakan titik tertinggi di benua Australia sebagai salah satu dari Seven Summits dunia.

Meskipun demikian, lebih dari satu lainnya bersikukuh jikalau Carstensz Pyramid merupakan salah satu dari Seven Summits dunia, dikarenakan secara geografis terdapat di lokasi Australia dan Oceania.

Terlepas dari hal tersebut, kini Puncak Carstenz jadi salah satu area yang jadi pilihan para pendaki dunia, dikarenakan terhitung didalam urutan The Seven Summits dengan Everest di Asia, Kilimanjaro di Afrika, Elbrus di Eropa, Aconcagua di Amerika Selatan, Mckinley di Amerika Utara, dan Vinson Massif di Antartika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *