5 Fakta Menarik Tentang Gunung Berapi Yang Ada di Planet Mars

5 Fakta Menarik Tentang Gunung Berapi Yang Ada di Planet Mars

5 Fakta Menarik Tentang Gunung Berapi Yang Ada di Planet Mars – Gunung berapi adalah retakan di permukaan bumi yang mengeluarkan abu, gas, dan magma panas saat meletus. Nama mereka berasal dari nama dewa api Romawi, Vulcan. Erupsi gunung berapi dapat amat berbahaya. Beberapa letusan paling populer terhitung Novarupta terhadap tahun 1912, Gunung St Helens terhadap tahun 1980, dan Gunung Pinatubo terhadap tahun 1991.

5 Fakta Menarik Tentang Gunung Berapi Yang Ada di Planet Mars

Letusan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa terhadap tahun 1815 diakui sebagai letusan gunung berapi terbesar di dalam sejarah. Konsekuensi paling signifikan dari gunung berapi terhitung tsunami, banjir bandang, gempa bumi, aliran lumpur, dan batu-batuan. Saat ini ada lebih dari 500 gunung berapi aktif di dunia. Berikut adalah beberapa fakta menarik lainnya seputar gunung berapi.
1. Gunung berapi terhadap dasarnya adalah pecahan kerak bumi

Cara paling simple untuk membatasi gunung berapi adalah sebagai pecahan besar di permukaan bumi. Pecahan ini dapat senantiasa tidak aktif selama berabad-abad atau beberapa dekade, dan saat jadi aktif, mereka mengeluarkan abu vulkanik, gas, lahar yang amat panas dan banyak senyawa kimia lainnya.

Erupsi gunung berapi dapat amat hebat dan kadangkala spektakuler untuk dilihat, tetapi fakta tunjukkan bahwa itu terhitung dapat menghancurkan, dan juga sebabkan rusaknya besar maupun menyingkirkan banyak nyawa.
2. Lava bukan satu-satunya bahaya dari letusan gunung berapi

Lava yang amat panas bisa saja tampaknya jadi anggota paling berbahaya dari letusan gunung berapi, tetapi fakta tunjukkan bahwa itu paham bukan satu-satunya bahaya. Ketika gunung berapi meletus, bukan hanya lahar yang dilepas ke sekitarnya. Ada terhitung gas panas dan banyak gas vulkanik, yang dapat sama berbahayanya dan juga dapat sebabkan sejumlah masalah.

Abu vulkanik dapat sehalus 0,063 mm per partikel atau dapat terbentuk dari batu besar, yang terbesar disebut bom vulkanik dan dapat punya diameter 6 meter. Batuan ini meletus dari gunung berapi bersama kapabilitas besar dan menghujani area sekitar, yang dapat sebabkan rusaknya parah. Bahkan abu vulkanik yang halus, tidak hiraukan seberapa kecil kelihatannya, dapat sebabkan masalah besar.

Abu vulkanik dapat melakukan perjalanan ratusan kilometer di hawa dan sebabkan masalah di area yang jauh dari letusan gunung berapi primer, dan itu dapat senantiasa tinggi selama bertahun-tahun.

Beberapa konsekuensi dari abu vulkanik terhitung mengaburkan sinar dari matahari, yang dapat mendinginkan atmosfer bumi, dan abu vulkanik terhitung dapat menghancurkan atap, membunuh hewan dan tanaman, atau sebabkan masalah untuk selanjutnya lintas udara.
3. Gunung berapi dapat punya lonjakan perkembangan yang cepat

Meskipun gunung berapi kelihatan seperti gunung yang tumbuh lambat, mereka memang dapat amat cepat di dalam perihal pertumbuhan. Beberapa dari mereka dapat tumbuh secara harfiah di dalam semalam.

Salah satu semisal fakta paling menarik yang dapat diungkapkan adalah gunung berapi yang disebut Paricutin. Tiba-tiba nampak di ladang jagung Meksiko terhadap 20 Februari 1943.

Pada akhir tahun itu, udah tumbuh hingga 304 meter, dan mengakhiri percepatan pertumbuhannya terhadap tahun 1952, saat tingginya capai 427 meter. Ini berarti bahwa di tahun pertama, gunung berapi tumbuh lebih dari 1 meter sehari. Sebuah perihal yang mengesankan untuk gunung berapi.

4. Gunung berapi terbesar bukan di bumi

Fakta mengungkapkan bahwa kami amat punya beberapa gunung berapi besar yang menakjubkan di bumi. Tetapi, kesibukan vulkanik paling kuat memang terjadi di salah satu bulan Jupiter, yang disebut Io. Tempat tersebut ditutupi bersama lebih dari 400 gunung berapi, dan fakta tunjukkan bahwa bentang alamnya senantiasa beralih gara-gara kesibukan gunung berapi.

Gunung berapi terbesar di anggota jagat raya kami yang memang terletak di Mars. Gunung itu disebut Olympus Mons, punya lebar 600 kilometer dan tinggi 21 kilometer. Ukurannya amat menarik mengingat fakta bahwa Mars tidak punya lempeng tektonik.

Jadi, bagaimana gunung berapi yang menakjubkan ini terbentuk? Fakta mengungkapkan bahwa itu adalah hasil dari satu hotspot, yang udah menginvestasikan miliaran tahun untuk menciptakan gunung berapi besar ini.
5. Gunung berapi dapat ditemukan di tempat-tempat paling aneh

Karena beberapa besar permukaan bumi ditutupi bersama air, masuk akal bahwa beberapa besar gunung berapi terletak di bawah permukaan lautan planet kita. Mereka amat berbaring di tempat-tempat paling aneh, seperti di dasar laut atau apalagi di bawah lapisan es.

Statistik fakta tunjukkan bahwa ada lebih dari 5.000 gunung berapi bawah laut aktif, yang membuahkan lebih dari 75 % dari seluruh lava yang meletus di planet kami setiap tahun.

Gunung berapi yang terletak di dasar lautan dikenal sebagai gunung berapi bawah laut dan kadangkala dapat beralih jadi pulau, setelah mereka tumbuh selama bertahun-tahun. Kepulauan Hawaii memang adalah gunung berapi yang udah merusak permukaan air dan jadi pulau. Pada saat ini, ada pulau Hawaii baru yang terbentuk kurang lebih 48 kilometer di terlepas pantai tenggara Hawaii.

Gunung berapi yang ditemukan di bawah lapisan es dikenal sebagai gunung berapi subglasial. Daerah di dunia yang paling populer untuk tipe gunung berapi ini adalah Islandia, tetapi mereka terhitung dapat ditemukan di Antartika, dan beberapa formasi yang lebih tua dari tipe ini terletak di British Columbia dan Wilayah Yukon di Kanada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *