5 Fakta Menarik tentang Bahasa Hewan

Kita mengarah tidak sangat mempertimbangkan bahasa yang dipakai binatang tiap harinya. Sementara itu, banyak dari mereka berbicara dalam wujud yang jauh lebih maju dari yang kita duga.

Walaupun kita tidak bisa mengikuti suara hewan- hewan itu dalam bahasa orang, sebagian wujud komunikasi mereka bisa jadi hendak membuat kamu kaget. Selanjutnya 8 kenyataan menarik mengenai bahasa binatang.

1. Kucing cuma mengeong pada manusia

Kucing sesungguhnya tidak silih mengeong dengan sesamanya. Mereka memakai metode lain buat berbicara dengan sesama binatang, semacam dengan bahasa badan serta mendesis. Mengeong merupakan salah satunya metode mereka berbicara dengan orang.

Kucing mengeong buat menyapa, memperoleh atensi ataupun santapan. Inilah penyebabnya kanak- kanak kucing hendak meratap pada bunda mereka, salah satunya dispensasi pada ketentuan yang cuma legal buat orang.

Mereka pula mengeong buat berikan ketahui kita kalau mereka membutuhkan suatu, semacam masuk ke dalam rumah ataupun memohon santapan bonus di dalam kandang mereka.

2. Lebah memakai isyarat morse

Bisa jadi susah buat mengatur seluruh perihal bila kita merupakan seekor serangga kusen yang berkeliaran di salah satu dari ribuan gorong- gorong yang sudah kita gali di dalam tumbuhan. Buat mendalami perihal ini, genus yang diucap lebah deathwatch memakai sistem yang tidak berlainan dengan isyarat Morse.

Lebah itu hendak mengetuk kepalanya di bagian atas gorong- gorong supaya menciptakan dengung buat mengirimkan catatan ke semua kelompoknya. Tata cara komunikasi ini serupa benar semacam julukan mereka.

Sebab mereka kerap menghabiskan kusen di lingkungan asli mereka, Inggris, suara ini kerap terdengar oleh masyarakat di malam hari. Suara itu menegaskan banyak orang hendak suara debar jam yang macet.

3. Gajah mempunyai suara yang berbeda

Tiap orang mempunyai suara yang istimewa serta berlainan, tetapi beranggapan kalau hewan- hewan khusus mempunyai suara yang serupa. Nyatanya mereka pula mempunyai suara yang berbeda- beda, serupa semacam orang.

Seseorang pakar hayati, Andrea Turkalo, mengatakan kalau gajah pula mempunyai suara yang berlainan. Sehabis menekuni sekumpulan gajah hutan di Kongo sepanjang 19 tahun, Turkalo bisa mengenali seekor gajah dari suara seruannya.

Turkalo bertugas buat menafsirkan suara mereka serta menata kamus gajah, yang bisa jadi hendak bermuatan banyak bunyi yang berlainan.

4. Ayam awewe berdialog dengan telurnya

Bukan perihal yang abnormal bila seseorang bunda merasa bahagia pada bayinya yang belum lahir. Yang abnormal merupakan bila mereka mengikuti bakal anak mereka berdialog.

Tetapi perihal ini tidak legal untuk benih ayam, sebab mereka bisa berdialog dengan telurnya( serta telur itu hendak berdialog balik pada biangnya).

Dekat 24 jam saat sebelum meretas, suara anak ayam hendak terdengar dari dalam telur, serta Benih mereka hendak turut rumpi bersama bayi- bayinya. Memanglah terdengar istimewa, namun sedikit mengerikan pula.

5. Kita tidak hendak sempat dapat mengikuti suara katak

Sepanjang ini kita beranggapan jika anjing merupakan salah satunya binatang yang dapat mengikuti bunyi gelombang besar di luar capaian kuping orang. Tampaknya terdapat genus kodok dari Asia Tenggara, Huia cavitympanum, yang bisa berbicara memakai gelombang ultrasonik yang tidak bisa didengar oleh orang.

Genus ini bisa mengikuti serta menghasilkan suara sampai 38 kilohertz, 18 kilohertz lebih besar dari yang bisa dideteksi oleh orang.

Para akademikus yakin kalau kodok ini sudah menyesuaikan diri buat memakai gelombang yang lebih besar buat berbicara, sebab mereka hidup di wilayah dengan suara air kencang, di mana gelombang yang lebih kecil bisa jadi susah buat didengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *